Skip to Content
Loading...
HUMAS M1B
HUMAS M1B
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

UNHAS Gelar Edukasi Kesadaran Hukum untuk Siswa MAN 1 Bulukumba, Fokus Bahaya Balap Liar dan Narkoba





BULUKUMBA – Universitas Hasanuddin (UNHAS) melalui Tim Program Pengabdian Masyarakat Universitas-Peningkatan Kapasitas Mitra (PPMU-PK-M) sukses menggelar kegiatan Edukasi Kesadaran Hukum bagi ratusan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bulukumba. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, di Aula MAN 1 Bulukumba ini mengangkat fokus krusial mengenai penanggulangan bahaya balapan liar dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Acara edukasi yang berlangsung interaktif ini dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan MAN 1 Bulukumba, Ikhsan Ashadi, S.Pd., Gr. Dalam sambutan pembukanya, Ikhsan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Tim PPMU-PK-M Universitas Hasanuddin yang bersedia memberiak memberikan penguatan kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga diri dari lingkungan yang negatif serta dampak dan bahayanya untuk masa depan.
"Kegiatan ini adalah benteng bagi masa depan anak-anakku sekalian. Balapan liar dan narkoba adalah dua ancaman nyata yang bisa menghancurkan cita-cita dalam sekejap. Dengan hadirnya Tim dari UNHAS, kami berharap siswa MAN 1 Bulukumba tidak hanya paham hukum, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan berlalulintas dan duta anti-narkoba di lingkungan tempat tinggal mereka," ujar Ikhsan Ashadi dengan penuh semangat di hadapan para peserta.
Sebagai narasumber utama, perwakilan Tim PPMU-PK-M Universitas Hasanuddin, Achmad, S.H., M.H., hadir memberikan penguatan hukum yang sangat mendalam dan edukatif. Achmad memaparkan konsekuensi hukum, dampak sosial, hingga risiko fatalitas fisik akibat aksi balap liar dan jeratan narkotika dari sudut pandang undang-undang yang berlaku di Indonesia.
"Remaja adalah aset bangsa. Kesadaran hukum tidak boleh tumbuh setelah adanya sanksi, melainkan harus ditanamkan sebagai gaya hidup. Melalui edukasi ini, kami dari UNHAS ingin membuka mata para generasi muda bahwa ruang berekspresi yang positif jauh lebih luas daripada sekadar mencari kesenangan sesaat di jalanan atau terjebak dalam lingkaran hitam narkoba," tegas Achmad, S.H., M.H. dalam pemaparannya.
Edukasi ini dikemas dengan pendekatan yang inspiratif, menyajikan data visual, sesi diskusi dua arah, hingga komitmen bersama dari para siswa untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Kehadiran akademisi perguruan tinggi ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi penurunan angka kenakalan remaja, khususnya di wilayah Kabupaten Bulukumba.

Berbagi

Postingan Terkait

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?