- Diposting oleh : Website Madrasah
- pada tanggal : September 20, 2026
BULUKUMBA, 21 September 2026 – Prestasi gemilang dan penuh inspirasi kembali
diukir oleh santri madrasah di Kabupaten Bulukumba. M. Khaerul Fathir, siswa berprestasi dari MAN 1 Bulukumba, sukses dinobatkan sebagai Top Winner Duta Pelajar Kabupaten Bulukumba 2026 pada malam puncak
penganugerahan yang berlangsung khidmat, Minggu (20/9/2026) kemarin.
Gelar tertinggi ini diraih secara dramatis setelah Khaerul berhasil
menyisihkan sedikitnya 60 peserta
terbaik yang menjadi utusan dari berbagai sekolah dan madrasah di tingkat
kabupaten. Ketatnya persaingan tidak menyurutkan langkah Khaerul untuk tampil
memukau di hadapan dewan juri, terutama saat memaparkan program advokasi
kepemudaan dan literasi digital yang diusungnya.
Ditemui usai menerima penghargaan pada Minggu malam, M. Khaerul Fathir tidak
dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Dengan penuh kerendahan hati, ia
menyampaikan ungkapan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian tertinggi ini.
"Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Gelar Top Winner
ini adalah anugerah terbesar yang tidak pernah saya duga sebelumnya. Terima
kasih yang tak terhingga kepada orang tua, Kepala Madrasah, para guru di MAN 1
Bulukumba, serta teman-teman yang tiada henti memberikan dukungan dan doa.
Perjalanan menyisihkan 60 kontestan hebat lainnya bukanlah hal yang mudah,
namun ini baru awal dari tanggung jawab besar untuk membawa perubahan positif
bagi pelajar di Bulukumba," ungkap Khaerul penuh syukur.
Apresiasi tinggi juga datang dari pihak sekolah. Kepala MAN 1 Bulukumba
menyatakan bahwa keberhasilan Khaerul membuktikan kualitas pendidikan madrasah
mampu bersaing di garda terdepan. Pencapaian ini diharapkan tidak hanya menjadi
kebanggaan sekolah, melainkan juga pemantik motivasi bagi seluruh generasi muda
di Kabupaten Bulukumba untuk berani bermimpi besar, disiplin dalam berproses,
dan konsisten dalam mengukir prestasi emas.
Sebagai Top Winner Duta Pelajar yang baru, Khaerul kini resmi
mengemban amanah selama satu tahun ke depan untuk mengampanyekan pentingnya
pendidikan karakter, literasi digital yang sehat, serta menjadi agen perubahan
dalam menekan angka perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.