- Diposting oleh : Website Madrasah
- pada tanggal : Oktober 13, 2026
BULUKUMBA – Upaya peningkatan budaya literasi di lingkungan madrasah
terus membuahkan hasil nyata.Kali ini, pencapaian inspiratif datang dari salah
seorang pendidik di MAN 1 Bulukumba, Sumardi Yusuf, S.Pd bersama istrinya,
Iramayansari. Pasangan suami istri yang berprofesi sebagai guru dan pengusaha
muda ini sukses mengabadikan untaian rasa ke dalam karya sastra Novel yang
diberi judul Syair Rindu.
Kehadiran Novel Syair Rindu ini menjadi bukti konkret bahwa latar
belakang pendidikan formal bukanlah sebuah batasan bagi seseorang untuk terus
berkarya. Sumardi Yusuf sendiri merupakan seorang lulusan Sarjana Pendidikan
Ekonomi alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) angkatan tahun 2008 dan
Isterinya Alumni Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM 2011. Meski
disiplin ilmu utamanya berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis, kecintaannya
terhadap dunia literasi dan seni mengolah kata mampu mendobrak sekat akademis
tersebut.
Saat ditemui dan memberikan konfirmasi langsung di ruang kerjanya di
Laboratorium Komputer MAN 1 Bulukumba, Sumardi mengungkapkan bahwa proses
kreatif pembuatan buku ini lahir dari kolaborasi emosi dan komitmen bersama
sang istri di tengah kesibukan mereka mengajar dan mengelola usaha.
"Buku ini merupakan bentuk dedikasi kami untuk merawat rasa dan
menuangkannya ke dalam literasi yang bermakna. Kami ingin menunjukkan kepada
para siswa dan masyarakat luas bahwa ilmu ekonomi yang saya pelajari atau
bisnis yang kami jalankan tidak menghalangi kami untuk menumpahkan kreativitas
dalam bentuk tulisan puitis," ujar Sumardi sembari menunjukkan cetakan
bukunya, Rabu, (14/10/2026).
Langkah produktif ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi
dari pihak manajemen madrasah. Bahar, S.Pd., MM, selaku Wakil Kepala Madrasah
(Wakamad) Bidang Humas MAN 1 Bulukumba, memberikan penguatan moral dan pujian
atas terbitnya karya ini. Menurutnya, pencapaian yang diraih oleh Sumardi dan
Iramayansari menjadi teladan berharga bagi seluruh civitas akademika madrasah.
"Kami dari pihak madrasah sangat bangga dan mengapresiasi penuh
atas terbitnya buku Syair Rindu ini. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung
gerakan peningkatan budaya literasi, khususnya di MAN 1 Bulukumba. Pak Sumardi
telah membuktikan bahwa dengan kemauan yang kuat, siapa saja bisa melahirkan
karya yang menginspirasi, tanpa terbatas oleh latar belakang jurusannya,"
tegas Bahar saat ditemui secara terpisah.
Peluncuran buku Syair Rindu diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian
pribadi bagi pasangan penulis, melainkan mampu memantik semangat dan motivasi
bagi para guru lainnya serta para peserta didik di Kabupaten Bulukumba untuk
lebih aktif dalam dunia tulis-menulis dan membaca. (*)
